Postingan

Makna Gerakan Tari Saman

Gambar
  TARI SAMAN Makna: Umumnya makna gerakan tari saman ini melambangkan nilai-nilai ajaran agama islam. Misalnya gerakan selaku, yang dilakuak penari dengan meletakkan satu tangan di dada. Gerakan tersebut memiliki makna kerendahan sebagai hamba yang taat kepada Allah SWT. Selain gerakan, lantunan syair yang dibawakan penari mengandung nilai filosofis sangat tinggi.

Sejarah Tari Saman

Gambar
  TARI SAMAN Berikut ini adalah sejarah Tari Saman: Tarian ini awalnya merupakan pengembangan dari permainan rakyat Tepuk Abe.  Syekh Saman menambahkan syair-syair puji-pujian kepada Allah SWT ke dalam permainan tersebut.  Tarian ini digunakan sebagai media dakwah Islam.  Tarian ini juga digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan moral, semangat juang, dan kebersamaan.  Tarian ini ditampilkan dalam berbagai acara, seperti perayaan keagamaan, adat istiadat, dan kenegaraan.  Pada tahun 2011, UNESCO menetapkan Tari Saman sebagai bagian dari Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia. 

Ciri-ciri Tari Saman

Gambar
  TARI SAMAN Ciri-ciri: Tari Saman memiliki ciri-ciri sebagai berikut:  Posisi duduk Pola lantai garis lurus Gerakan tangan, badan, dan kepala Iringan nyanyian dan tepukan tangan Syair dalam bahasa Gayo Gerakan yang dinamis dan energik Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai ciri-ciri Tari Saman: Posisi duduk penari mirip dengan posisi duduk shalat.  Penari duduk berbaris memanjang ke samping dengan lutut ditekuk.  Pola lantai Tari Saman sederhana, yaitu garis lurus yang sejajar secara horizontal.  Gerakan Tari Saman berfokus pada tangan, badan, dan kepala, sedangkan kaki tetap di tempat duduk.  Gerakan Tari Saman dinamis dan energik, diiringi dengan nyanyian dan tepukan tangan yang disinkronkan.  Syair dalam Tari Saman biasanya berisi pujian kepada Allah SWT, nasihat dan petuah, ungkapan syukur, doa, dan harapan. 

Pengertian Tari Saman

Gambar
TARI SAMAN Pengertian: Tari Saman merupakan salah satu kesenian berasal dari kabupaten  Gayo,  Aceh yang memperkuat budaya Indonesia sehingga berada di pangkuan dunia. Sejarah mengenai Tari Saman belum ada pendapat secara pasti awal terciptanya nama tari yang berasal dari Gayo ini. Tarian ini dikenal karena kekompakan penarinya yang duduk rapi dan berjajar, serta gerakan tepukan dan tempo syair yang khas.Selain Tari Saman, Suku Gayo juga dikenal dengan seni bertutur yang disebut Didong. Selain itu tarian ini juga kerap ditampilkan saat merayakan hari raya kelahiran Nabi Muhammad SAW.Beberapa literatur menyatakan Syekh Saman yaitu seorang ulama yang berasal dari Suku Gayo di Aceh Tenggaralah yang kemudian menemukan dan mendirikan tari Saman hingga akhirnya ditetapkan oleh UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda pada 24 November 2011 silam. Sebelum Tari Saman dimulai dilakukan pembukaan dimana tampil pemuka adat atau seorang tua cerdik pandai yang akan mewakili mas...

Pakaian adat Payas Nista

Gambar
 PAYAS NISTA Payas nista atau bisa disebut juga dengan payas alit adalah baju adat dari Bali yang paling sederhana dan bisa dipakai sehari-hari, termasuk upacara adat harian di pura. Payas nista adalah busana yang digunakan oleh rakyat biasa, seperti petani atau nelayan. Ciri khas payas nista adalah atasan putih dengan atribut seperti udeng dan kamen yg digunakan untuk laki-laki. Sedangkan untuk perempuan mengenakan selendang dan juga menggunakan kamen. Payas nista ini jauh lebih sederhana dibandingkanpayas agung dan payas madya. Kata alit sendiri mempunyai arti kecil sehingga memiliki makna sederhana. Payas alit untuk pria biasa menggunakan baju safari atau baju koko dengan penutuk kepala yaitu udeng. Masyarakat Bali biasanya menggunakan payas alit atau biasa disebut payas nista untuk keperluan ibadah ke pura.

Pakaian adat Kebaya Rancongan

Gambar
KEBAYA RANCONGAN Kebaya rancongan adalah pakaian adat dari jawa timur.Kebaya rancongan berasal dari suku Madura.Kebaya ini memiliki ciri khas warna menocolok dan model sederhana. CIRI-CIRI: Bermodel sederhana dan mengikuti bentuk tubuh. Panjangnya sampai sepinggang dengan model bagian bawah yang meruncing. Biasanya kebaya ini terbuat dari kain yang tipis dan menerawang, seperti brokat. Memiliki motif yang sederhana, seperti Lasem, Storjan, dan Tabiruan. Kebaya rancongan ini biasanya juga di padukan dengan sarung motif Lasem, Storjan, atau batik Jawa Timur. Untuk memperindah pakaian adat ini biasanya para perempuan Madura juga mengenkan beberapa aksesori, seperti: Kalung emas berbentuk jagung. Giwang emas. Sisir emas atau biasa disebut dengan sisir Dinar atau juga bisa disebut dengan sisir Cucuk. Hiasan dari emas di depan dada berupa perahu berundak tiga.